Rasa malu semakin timbul dalam diriku. Video bokep Lupakan aja,” kataku dengan cuek.“Tapi jujur aja, punya kamu gede juga loh, hihihi…”Aku hanya geleng-geleng kepala mendengar penuturan tanteku ini. Tentu saja tak ada jawaban lain selain mengiyakan pesan pamanku ini.Setelah semua pesan pamanku sudah diterima olehku, aku menuju ke kotak P3K yang ada di lemari ruang keluargaku. Kini aku akan mengobati kakiku dengan harapan kalau kakiku ini tidak akan bertambah parah ke depannya. Begadang mulu sih. Ah, bangsat!Aku membuka mataku dan menguceknya. Aku mengambil nasi dan lauk paukku.“Makan, Tante,” ujarku dengan sopan.“Iya,” jawabnya dengan singkat sebelum is kembali menyantap makanannya.Aku menyantap makananku dengan lahap. Namun saat melihat langkahku yang tertatih-tatih, tanteku ini dengan sigap langsung menjaga tubuhku agar tetap seimbang. Aku bisa berjalan ke kamar mandi secara mandiri walau harus tertatih-tatih.




















