“Selesai,” spontan kataku dgn bangga sambil keluar dan menggembok pintu kandang.Tinggallah kini Jane berperan sebagai tahanan itu sendirian dlm penderitaannya. Senyumamku makin lebar melihat wajah Jane yg meringis kesakitan menahankan rasa perih yg serasa membakar. Bokepid Utk lebih membatasi langkahnya aku memakaikan semacam cocoon (rok panjang) dari bahan latex. Kulihat jg ruangan yg belum pernah kubayangkan, berbagai alat tergantung di ruangan ini.Dlm kebingungan aku disadarkan dgn penjepit yg dilepas yg menimbulkan nyeri karena darah yg mulai mengalir pada puting yg telah lama yg dijepit, borgolku pun dilepas, sekarang aku terbebas.“Tight, sekarang kamu bebas pakai ruangan ini (ruang penyiksaan) dan ruangan sebelah (kamar tidur)disana semua tersedia, tp jangan sekali-kali kamu keluar dari 2 ruangan ini, karena diluar sana berkeliaran anjing penjaga yg hanya mengenal sy,” kata Jane sambil membelai sekujur tubuhku.Memang terdengar




















