Aku menjadi bingung, keringatku keluar dari dahi dan sekujur tubuhku. Bokep “Ray.. ah.. Mendadak saat itu aku ingin menelepon Enni dan meminta maaf.—————————————“Ray..?” “Ah, sorrie..” sahutku cepat. Sekarang Enni menciumi dadaku dengan ganas, menggerak-gerakkan pinggulnya, “Ahh.. ahh.. It’s okay,” emosiku sedikit mereda. Ahh.. “Ya Tuhan.. Membuat mataku rabun dan pikiranku yang sudah terkontaminasi obat melayang.Nia menggerak-gerakkan pinggulnya lagi. ngnggnn.. Kamu harus lebih pengertian.” Kubanting stir ke kiri, memasuki jalan menuju ke luar kota yang ditumbuhi pepohonan, jalan itu terlihat sepi dan gelap. ngnggnn.. Gila apa ya? Kubaringkan dia di jok belakang, sambil terus menekan dadaku, memastikan dia tidak banyak bergerak. It’s okay,” emosiku sedikit mereda.




















