Sudah setengah jam sudah aku dan dia berkeliling kota sekedar mencari tempat chit-chat sejoli yang dirundung kerinduan bercampur hasrat mendalam. “kenapa sayang? Bokep “kenapa sayang? . sayanghh.. Awalnya sih ga ada pikiran buat berhenti di warles satu ini. ” kugoyangkan pinggulku semakin cepat dan cepat, lagi lagi suara derasnya hujan menymarkan desahku dan kerasnya benturan kulit kami yang saling berbenturan,“sayang , aku keluar di dalem ya ”
“enggh .. Kuarahkan V basahku ke P nya yang sudah basah juga karna terkena cairan Vku.. Tapi siapa pikir?! Nggak mau ambil start duluan, aku coba memancingnya dengan memainkan jari2ku di sekitar Pnya, perlahan tapi pasti kubuka resleting celana 3/4nya itu, kudekatkan bibir merah mudaku dan mulai menjilat ujung kepala lolipop kesayanganku itu.“sayang, sayang..




















