Ha.. Mulutnya hari ittu kembali aku lakban.. Bokepid Pagi itu aku sempat menengoknya di kamarnya lalu kusuapi dirinya dengan sarapan pagi nasi goreng buatanku.“Siapa yang masak Mas..” Miranda yang sudah agak tenang, dalam keadaan terikat erat, mulai membuka pembicaraan.“Siapa lagi?” balasku bertanya.“Mas.. Waktu itu menunjukkan kira-kira jam 23.00. Baik-baik ya kamu di sini.. Salahmu menolak cinta ku beginilah akibatnya..!”“Apa yang Mas mau dari saya? Biasanya Miranda pasti berjalan sejauh itu untuk mencari taxi karena tidak ingin bersaing dengan pemakai taxi lainnya. Maksudku dia mengenakan blus merah yang tertutup dari lehernya dengan berkerah shang-hai dengan kancing-kancing warna emas yang manis dan tertib berbaris dari leher hingga bagian bawah pinggangnya.Memakai rok warna hitam yang 10cm dari lutut, bersepatu mirip pantovel dengan tali yang melintang di bawah pergelangan kakinya..




















