Rupanya Isabell yg selama ini kukira cerdas dan baik2 memiliki bakat terpendam.. Bokep aaaaahh…. memeknya menyemburkan cairan yg langsung kusapu dengan lidahku. Rupanya Isabell merasa kurang senang saat aku bercinta dengannya, tapi aku malah ngerjain mamanya. “oooh… yes… e…nak… mmfh… ssshh…” Isabell bergetar hebat karena orgasmenya tapi aku tetap menggenjotnya supaya dia menikmati orgasme panjangnya..DUa wanita tumbang bersebelahan, Isabell dua kali, mamanya baru sekali, aku juga baru sekali. “Kalo enak, diisepin lagi aja Bell…” kataku lagi.Tiba-tiba pintu kamar Isabell menjeblak terbuka.“Haallooo manis..” suara itu terputus saat melihat aksi kami berdua.Ternyata itu mamanya Isabell yg pulang shopping kena macet karena hampir banjir.




















