Mereka mengeluarkan beberapa barang berupa bubuk yang lumayan kecil, menghirupnya sedikit, lalu tertawa-tawa. “Sudah dapat banyak?”
“Belum. Bokep id Mereka kemudian pergi ke tempat yang dituju. Semoga berkah,” ucap anak laki-laki itu sambil menunduk-nundukkan badannya. Oleh karenanya, aku betah berdiri berlama-lama di sini. “Kamu tidak perlu melakukan itu.”
“Aku tidak ingin kamu sakit.”
“Aku sudah pakai jas hujan.”
“Itu tidak cukup.”
Lalu, sebuah mobil di seberang jalan membukakan pintu. Tapi seperti yang aku katakan, aku tetap bertahan pada tempatku berdiri. Di tengah keremangan, aku menyaksikan anak laki-laki itu bersama dengan gerombolan anak yang tadi. Seharian ini, aku memang dirundung hujan, dan aku tidak berlari. Semoga berkah,” ucap anak laki-laki itu sambil menunduk-nundukkan badannya. Aku serius soal ini.




















