Masuk ke kamar tidurku, aku membuka jas kantorku disusul dengan melorotkan rokku dan menjatuhkannya ke lantai begitu saja.Sambil berjalan ke arah lemari pakaian, aku membuka kancing-kancing blusku. Aku berharap bisa menyusui anak itu, walaupun tanpa air susu, hehehe.. Bokep Aku segera masuk ke dalam tempat shower dan mandi. Matanya terus saja menggerayangi kedua payudaraku. Aku berharap bisa menyusui anak itu, walaupun tanpa air susu, hehehe.. Kayaknya Mamanya Ryan kalah deh”
“Hush .. “Tante betul-betuk cantik”, hanya itu komentarnya. “Ini silahkan di minum..”
“Terima kasih, Tante..”
Aku tersenyum kecil, sebab sewaktu aku menaruh air tadi ke meja, aku melihat kalau matanya melirik ke dalam jubah tidurku, tepat ke arah buah dadaku yang tertutup oleh braku. Aku segera mengunci pintu dan kembali ke kamarku.




















