Saat itu aku kembali kekekelas mengambil seragam putih abu-abu serta Bh dan celana dalammku lalu menuju kamar mandi. “ Okey kalau gitu, nanti Lo perawanin gue yah, biar Lo percaya kalau gue masih virgin, ” ucapku dengan berani karena memang yang aku katakana itu benar. Bokep Huhhhhhhhhhhhhhhhh… pelan-pelan Rud, Sssssssshhh…, ” ucapku kesakitan merasakan hilangnya keperawananku. “ Waduh gitu aja marah sih Sher, iya-iya aku percaya deh, tapi nanti kita buktikan aja Lo masih perawan apa nggak, ” ucapnya menantangku. Tidak lama setelah itu bel pergantian pelajaran-pun berbunnyi. “ Iya Sher, Tapi kita kamu tiduran dimatra itu yah, ” ucapnyamemyetujui permintaanku. Bahkan saking kencangnya semburan spermanya, wajahku-pun tersemprot dengan sperma Rony. Beberapa saat setelah aku berada disana, terdengar kabar kalau Guru olahragaku sedang ada keperluan jadi tidak bisa mengajar Olahraga.




















