Setelah cukup lama Mbak Gina meninggalkan aku akhirnya dia datang dengan menggandeng seorang pria, dan menghampiri aku ” Fin.. Bokepid nggak usah grogi… ” Katanya dan menyuruhku untuk duduk santai di pojokan tempat itu, sementara suara musik sudah memenuhi tempat itu.Bau asap rokok dan minuman keras langsung menusuk hidungku. teman mbak Gina.. ntar kalo kamu sudajh banyak duit balikin tuh duitku…” Aku hanya tersenyum sambil mengucapkan terima kasih padanya.Dari kamar mbak Gina aku langsung pergi ke warung dan membayar utangku kemaren. Namun aku memaksa dengan alasan kalau suamiku akan bertanggung jawab dengan bekerja, karena itulah orangtuaku menyetujuinya, mungkin mereka takut kalau sampai melakukan sesuatu yang tidak diinginkan.Tapi belum genap dua tahun pernikahanku, aku harus mengahadapi hal seperti ini. Diapun pergi setelah bilang hal itu, tinggal aku sendirian di dalam kamar kost.















