Larsih terpekik kecil.Dia sangat kaget. Mereka langsung jatuh tersungkur begitu segalanya usai. Bokepid Larsih memastikan Mas Diran ingin meraih dirinya. Melalui lubang itu Mas Diran bersama Larsih saling bersuapan. Pada saat Mas Diran kena giliran jaga siang hari, hati Larsih menjadi kosong dan merasa sendirian.Larsih menjadi malas berbuat apapun. Tangan Larsih mencekal untuk mengkokohkan posisi tangan Mas Diran. Peristiwa yang menunjukkan betapa bumi dan kehidupan di atasnya terus berputar.Karena prestasi kerjanya Tono ditunjuk menjadi kepala cabang kantor angkutannya di Sampang, Madura. Dan apa mau dikata, rasanya bagi Larsih tak ada yang harus dipilih.Memang dia pernah meremas-remas. Aku pengin baca berita , nih,” terdengar suara Mas Diran dari balik dinding rumahnya yang penuh bolong itu.




















