“Jude, kenapa kamu juga ikut-ikutan hujan-hujanan sih, jadi sama-sama basah kan.”
“Nggak apa-apa nanti saya temani you sama-sama mengeringkan badan.”Kami masuk lewat pintu garasi. Kamar mandi itu cukup luas dengan perabotan yang mahal, walau tak semahal milik tanteku. Bokep id Jude segera memasukkan batang dildo yang aku tak tahu dari mana asalnya ke dalam lubang kawinku.“Ahh..!! Tanpa ada gangguan yang berarti, apalagi gangguan kejiwaan tentang trauma perkosaan. Sebelum kejadian itu aku tidak pernah berpikiran macam-macam ataupun curiga kepada Jude. Matanya menyipit menahan gelegak birahinya.“Jude, jangan dong, jangan aku..”
Muka Jude merah padam, matanya seketika terbelalak marah. Dan lebih menyakitkan, yang melakukannya adalah guru privatku sendiri. Jude mengunci pintu garasi, aku tak menaruh kecurigaan sama sekali. Umurnya 25 tahun, tujuh tahun diatasku.




















