Belakangan beliau melepaskanku juga dan menyuruh menyelesaikannya dengan mulut saja. Namun ada sedikit gangguan di tengah kenikmatan. Bokepid Benda itu, juga bulu-bulunya basah sekali oleh cairanku yang masih hangat. Diriku hanya bisa mengambil nafas sebentar karena beliau yang masih bertenaga melanjutkan ronde berikutnya. Tangan kananku meraih benda itu dan membantu menancapkannya. “Kesananya berusaha sendiri yah Dik, jangan minta yang lebih lagi, bapak sudah perjuangkan hal ini dalam rapat kemarin” katanya sambil memencet putingku “Tenang aja Pak, saya juga tahu diri kok, yang penting saya ga mau perjuangan saya selama ini sia-sia” jawabku dengan tersenyum kecil Akhirnya akupun lulus dalam mata kuliah itu walaupun dengan nilai B karena UAS-nya lumayan sulit, lumayanlah daripada tidak lulus. Benda itu, juga bulu-bulunya basah sekali oleh cairanku yang masih hangat.




















