Jemput Mba Yola a..”“Tak sms dulu temenku, rumahnya mana”. Tangan kirinya menyusup bagian belakang pinggangku. Bokepid Dengan tak sabaran dipegangnya tongkatku. Sudah nggak ngajar lagi”.“Oo..gitu.“Boleh tau nomer hpnya Ibu?”“Ya boleh..” Nomer Bu Yola saya simpan lalu saya telpon nomernya.“Ini nomermu ya?”“Ya Bu..”“Ok..Ibu simpen ya”. Suara kecipak bibir memenuhi ruang makan. Tangan kiri Mba Yola menggapai kepalaku lalu mencium bibirku. Tangan kiriku mengusap usap punggung lalu turun ke pantatnya.Tangan kanannya memegang kepalaku dan yang kiri mengusap usap dadaku. Nanti tak sms Mb”.“Tak tunggu ya..makasih Ntok..” saya tak mau mendesaknya untuk cerita tentang keperluannya bertemu temenku yang pengacara. Lalu kukecup lagi dan kualirkan pelan pelan es sirup yang sudah kusimpan di mulutku dari tadi.Matanya makin melebar.




















