Kamu bersedia ya Cah Sara?” kurasakan tubuh dalam pelukanku itu bergetar. Bokep id Kulumat bibirnya, dan kusedot ke luar. Dapat mati aku.” Kulihat matanya membelalak penuh kengerian:
“jadi.. Suaraku penuh ketegasan namun juga bernada kuatir:
“Cah Sara, Cah Sara, kamu dalam bahaya besar. Waa..nafsuku semakin meningkat tajam. Tidak ada perlawanan. Yg penting duit masuk terus, jauh lebih besar daripada gajiku saat masih bekerja di pabrik konveksi. Kucium pelan-pelan, dan kupermainkan dgn lidahku. Tangannya ngapurancang di pangkuannya, wajahnya menunduk Sara. Namun yg ini, sungguh lezat, legit dan super sempit. Mulutnya terkunci rapat sehingga bibirku tidak menyentuh bibirnya sama sekali. ”Si cantik itu menjawab pelan, tetap menunduk Sara:
“empat belas tahun, Kakek”. Aku pura-pura menghela nafas penuh simpati. tubuhnya berkelojotan ke kiri ke kanan,tangan kanannya menumpu ke meja sedangkan tangan kirinya memegang kepalaku.




















