Setelah bersih-bersih badan, istirahat sebentar, minum kopi, dan makan makanan ringan sambil ngobrol tentang keluarganya lebih jauh. Luar biasa karena sebelumnya aku tak pernah merasakan sensasi se-luar biasa dan senikmat ini. Bokepid Kumulai dengan memasukkan burungku secara perlahan. Berarti di hadapanku bukan perempuan nakal apalagi profesional. “Mmacet sekali ya?” katanya yang tentu ditujukan kepadaku. Mau kemana?” sambutku sekaligus membuka percakapan. ” seirama dengan pompaanku. Persis seperti ronde kedua tadi. terus..” begitu sambil tangannya mencengkeram bantal dan memejamkan mata. uh.. Kupikir dia sama saja denganku, pengalaman pertama dengan orang lain. asin gimana gitu. Mamah juga Mas.. Aku baru sekali ini ngrasain begini,” katanya terus terang. Kuplorotkan celananya. enak.. Cuma kita berdua,” kataku sambil meraih kancing paling atas di punggungnya.




















