“Udah kamu tiduran dulu..ntar kira-kira sejam ato dah kerasa kering baru dicuci pake pembersih wajah!” kata Maya memberi instruksi ke Dita. Bokep Pinter juga ni anak..pikirku. Dengan semangat 45 langsung kubuka celanaku. “Oohh…oohhh..gila kamu May!” kulihat Dita cuman melongo (kagum kayaknya ngeliat juniorku yang ukurannya 19cm diameter 4cm). “Di sini?trus?” tanyaku kayak orang bloon. Soalnya dulu khan Mbak Maya jerawatan juga..!” cerocos Dita.“Oooh itu…justru ini juga Mbak Maya mau perawatan muka alias facial!” kata Maya. Sexy banget..batinku. Bunyi pintu dibanting mengagetkan kami (aku dan istriku yang sedang bertempur) di sore yang tenang .“Huuh…ganggu orang aja…”! Kudekatkan kontolku kemukanya sambil kukocok cepat. “Jangan nguping ya..apalagi ngintip!” kataku ke Dita. “Ayo mas kita mulai?”ajak Dita. Sambil pelototin toketnya Dita yang ga kebungkus BH.




















