Awal kami mengobrol aku suka dengan sikapnya, dia pun sepertinya menyukaiku. Lalu hari itupun tiba, aku mengobrol dengan dia di sebuah kafe, untung saja dia belum begitu terkenal sehingga hanya satu dua orang yang mengenali dia. Bokepid Lalu hari itupun tiba, aku mengobrol dengan dia di sebuah kafe, untung saja dia belum begitu terkenal sehingga hanya satu dua orang yang mengenali dia. Mmmuuachh…. “Aaahh.. “Hehe, kenapa dek, kamu suka gak?” Rahmi tidak menjawab karena malu. Rahmi menurut saja, akhirnya dia langsung membuka kaosnya, aku tertegun melihat kemulusan dan putih kulitnya, benar2 mempesona. Rahmi terlihat menarik nafas, mukanya semakin sendu.Setelah itu tanganku mulai bergeriliya dari bahu ke payudara Rahmi.




















