“Kamar umum, siapa aja yang mau tidur boleh masuk” jawabnya singkat. Dengan teganya dia berkata itu sambil tersenyum. Bokepid “Tenang sayang, sebentar aja kog” balasnya sambil meremas toketku. Perlahan Teguh mencabut kontolnya dari memekku dan dia pun langsung pergi keluar dari kamar. “Aduuh mass, sudah mass…..” kataku sambil nerusaha menyingkir dari pelukannya dan melepas kontolnya yang masih menancap di dalam memekku. Penerangannya cukup lampu bolam kecil dan ada alanan music yang menenangkan. Pacarku lalu mengajakku masuk ke salah satu kamar yang ada di rumah itu.Kamarnya agak sempit dengan kasur lantai yang berukuran lebar 1 meter. “Gakpapa, kita pinjam kamar sama temanku yuk, lagian ini jadi tempat basecamp teman-temanku, mumpung mereka belum pada datang” jawabnya merayuku. Lalu pacarku mengenalkanku padanya.




















