Jemarinya yang berbulu, begitu cepat menekan tombol ‘Ctrl-Alt-Del’.Komputer di depanku kembali berfungsi. Bokep Tanpa permisi, dia langsung meninggalkanku. Intinya, dia minta maaf atas ‘happy ending’ yang kurang bagus tadi malam.Menurut pengakuannya dalam SMS yang berturut-turut, sebelum tubuhku dibawanya ke atas tempat tidur, dia sudah merasa khawatir kalau Mbak Dewi atau Mama mengetahui kejadian itu. Aku memang tidak senang menonton bola. Sebetulnya aku ingin sekali berdua dengannya di malam seperti ini. Tetapi, kalau nonton TV Mas Toto lebih senang di bawah. Birahiku menggelora melihat wajah Mas Toto di depanku. Menurut cerita teman-temanku, posisi inilah yang didambakan setiap wanita. Agak lama kukibaskan rambutku. “Blom tidur Lita..?” tanyanya berbasa-basi. Kalau bicara langsung atau telepon kan beresiko ada yang menguping.




















