Ibu tidak marah. Bokepid Ceritanya kurang lebih sama denganku. Dan benar saja, ketertarikan kami dalam hal going membuat kami jatuh hati di pandangan pertama. Tetapi entah mengapa aku justru semakin memeluk erat dirinya. My oh my… ibu memang paling mengerti diriku. Seketika kami menjadi akrab apalagi schedule Fb kami isinya nyaris sama, lokasi-lokasi yang ingin kami kunjungi, serta foto-foto indah yang menggugah hati. Kan kasihan si Stroller ditinggal sendirian. “Bu, hari ini boleh ya aku menginap di rumah ibu, ” kataku di telepon pagi itu. Sudah tersaji secangkir orange teas hangat lengkap dengan softcake kesukaanku. Malam itu kubuat dia tenang john tidak emosi. Karena merasa memiliki kegemaran yang sama, akhirnya kuijinkan ia menjadi teman Facebookku. Kubaca terlebih dahulu profilnya.




















