Aku pun kembali ke depan pintu itu,“cari siapa mbak?” ucap pria separuh baya itu.“hmmmm,,ini pak saya mau menawarkan kosmetik, ibunya ada pak?”“oohh…ya silahkan masuk….” Pria itu memandangiku dengan tajam.Dia lama sekali menyuruhku masuk hingga akhirnya dia meminta aku untuk duduk di ruang tamu. Bokep asal aja kalau ngomong…” ucapku dengan nada marah.“berapa yang kamu minta, kalau hanya sekedar sales jangan pasang tarif tinggi..”Aku semakin garang ketika dia melecehkan pekerjaanku. Baru dua langkah aja, terdengar ada yang membuka pintu. Aku pun dikunci di kamar agar tidak bisa kemana-mana. Orangtuaku tidak pernah tau kost temanku, Kristin namanya. Aku mengetuk pintu dan berteriak salam,“perrrmisssiiii…..” ucapku dengan lantang.Aku pun menunggu sangat lama sekali di teras rumah itu. Akibat tidak pernah masuk kuliah mahasiwi yang bernama Gina ini dikurung ibunya dikamar.




















