Aku menyaksikan sekeliling, memang sih sejumlah security dan pengunjung yang baru datang menyimak kita dengan tatapan aneh. Bokepid Tapi sebelum istirahat aku boleh peluk anda gak ? “Nis, pertama nya sakit, namun entar enak kok” kataku. Kemudian aku mengecup kening Nisa. Akhirnya dia tersenyum juga“Ya udah kita kembali aja ya, kayaknya kamu pun dah cape banget.” ajakku. “Itu namanya darah perawan sayang. “Mau bilang apa jajaki aku sama keluargaku Yan, aku malu banget” lanjut Nisa menangis.“Ya mo gimana lagi Nis, masalahnya emang berat banget” kataku lantas memeluk dia. Setelah turun, aku segera mengejar Nisa sedang berdiri di pintu masuk. “Tadi sore” jawab Nisa. Sekali aja..” tanya Nisa. Ohgh…..”. Perkataan Nisa laksana menghapus keraguanku entah kemana. Ohgh…..”. “Abis mo gimana lagi Nis ? Aku berhenti sebentar, memandangi Nisa.




















