Begitu selesai..“Mau diapain lagi Den?”
“Maksud Ibu?” Tukasku.Tersenyum simpul dia dan.. Bokep Dan tidak salah dia. Mengerang hebat. Kusiapkan amplop untuk memberinya kompensasi atas jasa kenikmatan luar biasa yang baru sekali ini kurasakan seumur hidupku. Mau tidur masih amat susah karena malam begitu larut, baru jam 8an, dan badan yang amat letih ternyata malah membuat sulit untuk segera beristirahat tidur. Entah kenapa badanku yang sebelumnya sudah letih banget ternyata masih mampu mengeluarkan tenaga sebesar ini. Hal ini menyebabkan aku malas pulang week end ke kota J di mana aku tinggal. Bahkan malah sulit melupakannya. Ibu tukang pijat mendekat dan mengatakan maaf serta mohon ijin untuk mulai pemijatan.




















