Itu namaku. Video bokep Enam bulan pun berlalu. Ballroom hotel itu sangat indah, Tomo mempersiapkannya secara spesial.Aku pun mengenakan gaun berwarna putih yang baru dibelikan Tomo. Jantungku terasa berhenti mengingat kejadian itu.“Tomo marah..”, pikirku.Aku pun merasa ketakutan. Tiba-tiba, Tomo menarik gaunku dengan sangat kasar sehingga menjadi robek. Sepuluh menit setelah itu,Tomo terlihat kejang sesaat sambil mengerang tertahan. Hanya saja, aku sudah mempersiapkan hukuman yang tepat untukmu. Aku pun merasa heran dan sedikit takut. Dan aku segera membenamkan diriku ke dalam pelukan Tomo. Aku tidak mau bergerak juga, seolah-olah aku sengaja ingin ditemukan oleh Tomo. Yayasan Bunda Tomoa, aku membacanya di sebuah papan nama di depan pintu masuk bangunan itu. Tomo masih menindihku dan mulai menciumi punggungku.“Hhhmm..




















