Makan sambil mikirin, yookk”
Dalam iringan gamelan pengantar pengantin aku beranjak keluar ruang tenda. “Hendraa.. Bokep Aku langsung keluar menghilang dan pulang. Sambil tangannya yang merangkaki dinding bergerak turun hingga posisinya lebih menungging. Aku bersender dan menggamit Norma kemudian merangkul dan memagutnya. Aku menyebut namaku, “Hendra”
“Norma,” dia juga menyebut namanya. Tanpa lagi sabar Norna langsung memeluk erat aku. “Ampunn Hendra.. Aku dengarkan desahan dan rasa pedih pada jambakan tangannya di rambutku. Nggaakk.. Saya lagi mikir tempat mana yang bisa aku sembunyi menyantap ‘makan enak’ ini,” jawabku sekenanya yang langsung dibalas dengan kembali mencubit berikut pelintiran yang sakit sekali di tanganku. Nampak Polantas dikerahkan untuk melancarkan jalanan.Rupanya pesta di rumah yang sangat mewah. Marah ya?” aduh senyumnya jadi manis banget di mataku.




















