“Dasar! Aku sendiri juga heran, kenapa setelah saat itu Chie tidak mengandung anakku. Bokep Dan perbincangan dengan Chie sebelumnya akan makna keperawanan membuatku semakin hanyut dalam percintaan itu. Namun yang kutemukan bukanlah pancaran liar dan haus yang biasa kurasakan saat-saat kami masih bersama. Chie melambaikan tangannya dari atas balkon. Kurangkul dia dan kubiarkan air mataku membasahi bahunya.PenutupJay menyukai Chie. Kunikmati kehangatan liang kemaluannya saat batang kemaluanku menyesakinya, menggerak-gerakkan pinggulku, meresapi segala rasa yang dihadirkannya dalam sanubariku. Namun sebuah tepukan di pundakku membuka mataku. “Aku besok ujian, Chie.”
Kulihat jam dinding yang menunjukkan pukul 23.30 malam. Namun sebuah tepukan di pundakku membuka mataku. Ini pancaran yang jauh lebih dewasa, yang membuatku merasa demikian kecil di hadapannya. Sehingga aku, entah bagaimana, terpancing untuk datang ke rumah Jay demi menuntut penjelasan.




















