Tapi aku meraa sangat iba kepadanya, aku ingin sekali membantunya.tapi gimana caranya? Akhirnya ku pertimbangkan ide untuk tidur di rumah bu Bambang walaupun sebenarnya aku malu. Bokep Aku memang sudah hafal betul dengan rumah itu. “Air mani??” gumamku. Sesaat wanita itu sibuk merapikan rmbutnya dan mengikatnya dengan karet. Lalu kami berdua tidur kelelahan.–,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, “Ma.. “enak ndre??” Tanya wanita itu dengan suara parau. Acara kantor katanya. Setelah menghabiskan makanku aku segera menuju ruang tengah dan menyalakan TV. Entah apa yang kurasakan saat itu. Tanyaku pelan memberanikan diri karena aku juga penasaran. Tubuhku terasa lemas sekali. Aku sepertinya mengompol tapi yang kukeluarkan bukanlah air kencing seperti biasanya, tapi sesuatu yang lengket dan berbau aneh.




















