Sungguh, pengalaman kali ini seperti dongeng. “Kamar 201 Mas”, katanya sambil menyorongkan kunci kamar. Bokep “Dasar !”, katanya sambil senyum manis. “Baru sekali ini aku masuk ke kamar tamu hotel, habis..”
“Kenapa ?”
“Nov, namamu Nova kan? But it’s true. Dia memberi kode pada teman satunya untuk sedikit ‘menyingkir’ dari kami.Sampai di mejanya, dengan senyum yang tak pernah kubuat-buat kami akhirnya saling berkenalan. Aku hanya melongo melihat kenekatannya. “Mas mau makan di mana ?”, kudengan suara Sari yang sekamar dengan Noni. “Uh kelamaan ngobrol kapan akrabnya!”
“Kan nggak enak ngobrol di telepon…”
“Ke sini dong”
“Eh, ke kamar?”
“Iya”
“Waduh…”
“Kenapa.., takut?”
“Enggak.., gak enak aja kalo ketemu temen di lantai dua”
Aku diam sebentar, aku yakin Ana baru berpikir keras.




















